Sejak Jadi Buronan KPK, Hanura Sulit Hubungi Miryam

Laporan:

JAKARTA, KABAR3.com - Wasekjen Hanura yang juga Sekertaris Fraksi, Dadang Rusdiana mengaku sejak Miryam S Haryani ditetapkan sebagai buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),  tersangka pemberi keterangan palsu sidang e-KTP ini sulit dihubungi, baik melalui pesan seluler atau dihubungi lewat telepon.

"Kita whatsapp (WA) nggak dibaca, berarti tidak aktif hand phonenya, dan di telepon tidak bisa. Saya juga hubungi sulit, tapi kita hormati proses hukum," kata Dadang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/4).

Meski begitu, Darus (sapaan akrabnya) menyatakan bahwa Miryam hingga saat ini masih berstatus sebagai anggota aktif. Sehingga apabila nantinya perlu dilakukan perombakan formasi, maka menunggu putusan ketua.

"Beliau masih aktif di fraksi sebagai bendahara, tapi belum ada perubahan. Kedepan tentu dalam organisasi terus berjalan, tergantung nanti keputusan ketua umum," tandasnya.

Seperti diketahui, Mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Hanura, Miryam S Haryani menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini secara resmi disampaikan KPK setelah Miryam yang menjadi tersangka pemberian keterangan palsu di persidangan korupsi e-KTP masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Berita Terkait

Leave a reply