Dagelan Ala Jaksa Agung

Oleh:

KABAR3.com - Jaksa Agung (Jakgung) menyatakan JPU akan naik banding karena vonis Ahok melampaui tuntutan hakim. Ya itu, JPU menuntut Ahok bebas alias hukuman percobaan, sedang majelis memakai ultra petita: vonis melampaui tuntutan JPU. Yakni 2 tahun penjara berikut perintah penahanan. 

Tampaknya yang dimaksud "perintah penahanan" adalah vonis "langsung masuk". Majelis tidak menggunakan kalimat "langsung masuk", tapi eksekusinya adalah penahanan langsung masuk (ke penjara). 

Jadi majelis hakim sudah cukup halus menggunakan kalimat. Dalam beberapa kasus, amar perintah penahanan tidak dieksekusi JPU sehingga ada beritanya di koran tentang vonis, tapi orangnya sedang menjadi nara sumber seminar bersama saya. 

Jadi sebenarnya Jakgung juga tak sungguh-sungguh berani menabrak hukum. Sebab, jika Jakgung benar membela Ahok, putusan majelis hakim kepada Ahok bisa ditunda eksekusinya oleh Jakgung. Jadi, Ahok masuk penjara akibat eksekusi JPU, bukan karena perintah penahanan dari majelis karena perintah penahanan tidak menyebut "langsung masuk". 

Artinya kapan penahanan akan dilakukan, terserah kepada eksekutornya, yaitu Kejaksaan Agung. Pada bahasa UU, perintah penahanan senantiasa memakai kata "langsung masuk" untuk kesalahan pidana tertentu. 

Berita Terkait

Leave a reply