Pengamat: Ketua KPK Bisa Tersandera Kasus E-KTP

Laporan:

Menurut Pangi dari segi angka korupsi, kasus korupsi e-KTP lebih kecil ketimbang kasus korupsi BLBI. Namun yang menjadi ramai, dan menjadi top issue justru kasus e-KTP.

"Yang saya tahu bahwa e-KTP ini kan tidak sebesar BLBI, jauh bicara anggaran, BLBI lebih mengerikan. Cuma follow up, booming di media adalah e-KTP, e-KTP betul-betul massif, sangat santer kedengarannya, luar biasa, dan menyandera banyak politisi dan pejabat tinggi negara lainnya," ucap Pangi. 

Secara politik ini penegakan hukum atau ada kental politisnya, selama ini santer di publik tidak murni penegakan hukum, banyak juga kasus sandera menyandera. 

Ketika e-KTP muncul, BLBI muncul, ujung BLBI kita tahu, kalau e-KTP diteruskan ada yang disandera Politisi maupun pejabat negara seperti Yasonna Laoly, Gamawang Fauzi, Agus Martowarjoyo, Ganjar Pranowo, Olly Dondokambe, Anas Urbaningrum, Arief Wibowo, Ignatius Mulyono, Teguh Juwarno, Taufik Efendi, Chairuman Harahap dan nama lainnya, termasuk Agus Raharjo Ketua KPK.

"Artinya kalau dulu projek ini diawasi KPK, LPPK, celah korupsi tertutup rapat, tidak ada potensi lakukan itu, karena langsung dibawah KPK, yang jadi pertanyaan, kenapa jadi ribut sekarang," tandasnya.


Berita Terkait

Leave a reply