Halte Jadi Sasaran Bom, Transjakarta : Kami Punya 1.500 Kamera CCTV

Laporan:

JAKARTA, KABAR3.com- Pasca edakan bom di Terminal Kampung Melayu, Rabu (24/5) lalu, aspek keamanan di ruang publik menjadi perhatian. Sarana penunjang keamanan di saranan umum seperti terminal dan halte bus diminta ditingkatkan.

Sistem pemantau keamanan melalui closed circuit television (CCTV) menjadi hal krusial terpasang di ruang publik. Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono mengatakan saat ini pihaknya memiliki 1.500 CCTV yang tersebar di 238 halte Transjakarta di seluruh Jakarta.

Transjakarta juga memiliki control room tersendiri dengan 300 pegawai memantau keamanan halte melalui CCTV.  “Total kita ada 238 halte dan CCTV-nya itu lebih dari 1.500. Sangat efektif. Dan kami operate control room kami mempekerjakan sekitar 300 orang,” ujar Budi .

Hal itu ia sampaikan saat turut mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meninjau lokasi ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (28/5).

Budi menjelaskan, PT Transjakarta sengaja mempekerjakan pegawai khusus untuk mengoperaikan kontrol room untuk pengawasan melalui CCTV. Dengan adanya petugas khusus, maka petugas dapat dengan fokus melalukan pantauan melalui CCTV.

Berita Terkait

Leave a reply