Modal IMB Bodong, Haji Lulung Persoalkan Pembangunan RPTRA

Laporan:

JAKARTA, KABAR3.com- Paska pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur Jakarta, semua kebijakan yang permah dilakukan Ahok, kini mulai gencar dipersoalkan lawan politiknya. Salah satunya dari Abraham Lulung Lunggana alias Haji Lulung. 

Lulung mulai mempersoalkan kebijakan yang pernah dikeluarkan  Ahok, salah satunya terkait dengan Pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Menurut Lulung, pembangunan RPTRA banyak yang tidak dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). 

Kalau hal ini dibuarkan terus kata Wakil Ketua DPRD Jakarta ini bisa menjadi bom waktu dikemudian hari. Lulung berharap, semua walikota di lima wilayah di Jakarta waiib mengevaluasi pembangunan RPTRA.

Menurutnya, RPTRA membebani anggaran belanja daerah karena harus ada perawatan dan pengelolaan. "Pembanguan RPTRA wajib dievaluasi, bisa membebani anggaran belanja daerah. Dan banyak RPTRA tanpa IMB. Walikota harus evaluasi ini," kata Lulung di Balaikota, Jumat (2/6).

Lebih lanjut, Lulung juga menyoroti pembangunan RPTRA melalui pembiayaan Corporate Social Responsibility (CSR). Pemda membangun RPTRA melalui pembiayaan APBD dan CSR. Menurutnya pembiayaan CSR harus masuk sistem keuangan daerah.

Berita Terkait

Leave a reply