Supiadin, Pengawal Hak dan Kesejahteraan Prajurit TNI

Laporan:

Namun nasib berkata lain, ia diperintahkan oleh partai untuk mencalonkan, dan menjadi calon anggota legislatif di Jawa Barat. 

Semenjak ia masih aktif di TNI, tidak ada keinginan sedikitpun menjadi anggota DPR. Keinginan dia hanya sebagai pengamat kehidupan politik. Kemudian dirinya diberi jalan, dan alhamdulillah menjadi satu-satunya calon legislatif yang lolos sebagai anggota DPR. Jadi hanya satu perwakilan dari Partai Nasdem yang dari daerah pemilihan Jawa Barat XI. Padahal daerah jawa barat sangat luas, dan persaingan dengan calon yang lain sangat kuat untuk lolos duduk di Senayan.

Dengan ia terpilih menjadi anggota legislatif, maka dari situ ia melihat bahwa kalau kita berada diluar, ide kita itu hanya tinggal ide. Tetapi kalau melalui jalur partai politik, kita bisa mengeksekusi ide itu, dan merealisasikan ide-ide tersebut. Misalnya, bagaimana mensejahterakan masyarakat, memperjuangkan aspirasi masyarakat, dan bagaimana mengusulkan Undang-undang inisiatif.

Setelah menjadi anggota DPR, apakah ada tujuan yang diperjuangkan terkait UU TNI yang perlu direvisi. Ia menjawab, sebagai anggota Komisi I DPR, tentu ia harus memperjuangkan kesejahteraan prajurit. Kedua, adalah memperjuangkan agar Alutsista TNI itu semakin hari semakin modern, dengan kualitas yang baik. 

Hal Itulah yang merupakan cita-cita ia di Komisi I ini. Kemudian ia juga akan memperjuangkan para veteran, dan perumahan-perumahan prajurit, dengan menyelesaikan kasus-kasus tanah. Ia memperjuangan itu semua, bukan tanpa alasan dan penyebabnya. Justru ia sendiri merasakan ketika masih aktif di TNI, banyak sekali masalah prajurit itu, terutama kesejahteraan uang makan yang menyedihkan sekali. 

Berita Terkait

Leave a reply