Komisioner KPU-Bawaslu Ditambah, Perludem : Beban Keuangan Negara pun Meningkat

Laporan:

JAKARTA, KABAR3.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, menolak penambahan komisioner KPU-Bawaslu dalam RUU Pemilu.

"Berdasarkan hasil pantauan Perludem dalam pembahasan, usulan menambah masing-masing anggota KPU-Bawaslu menguat. Kami menyatakan menolak dengan lima alasan," kata Titi dalam keterangan rilisnya, Selasa (6/6).

Pertama, tantangan dan penguatan yang perlu dilakukan oleh KPU dan Bawaslu bukanlah pada penambahan jumlah komisioner, melainkan penguatan sekretariat dan supporting staff. Tujuannya agar mampu menyelesaikan tugas teknis dalam penyelenggaraan pemilu.

"Kemudian kedua, semakin banyak komisioner, akan semakin sulit untuk mencapai konsensus dalam mengambil keputusan. Sebab KPU-Bawaslu bersifat kolektif kolegial," cetusnya.

Ketiga lanjutnya, semakin banyaknya jumlah komisioner KPU, maka akan semakin memperumit pola komunikasi komisioner dengan sekretariat dan supporting staff yang ada di KPU. 

Berita Terkait

Leave a reply