Sodik Mudjahid ; Perjalanan Hidup Seorang Aktivis dan Anak Guru

Laporan:

Memiliki posisi sebagai pendidik dan pengajar, aktifitas kemasyarakatan dan keagamaannya semakin lama berkembang, antara lain menjadi Sekretaris Ikatan Cendikiawan Muslim se Indonesia Orwil Jawa Barat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Ketua Umum KH Ds Hafidz utsman), Wakil Dewan Masjid Indonesia Jawa barat, Wakil Direktur Islamic Centre/ Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat dengan direktur saat itu adalah Prof. Dr. KH Miftah Faridl.

Di Bidang Ekonomi Kerakyatan, Kang Sodik pernah terlibat cukup intens dalam pembinaan koperasi, usaha kecil dan ekonomi masyarakat. Hal ini terkait dengan jabatannya sebagai seketaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IKOPIN, Sekretaris Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (BAZIS) Jawa Barat; Dewan Pakar, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Barat serta pendiri Lembaga Amil Wakaf Zakat Infaq dan Shadaqah (LAWAZIS) Darul Hikam yang memberikan pemberdayaan kepada kaum dhuafa. 

Pada era Kang Sodik, BAZIS Jawa Barat berhasil merintis pemberian beasiswa bagi para ustadz/ustadzah dan para aktifis untuk menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi yang belakangan diikuti oleh LAZ lainnnya dewasa ini.

Dalam urusan haji, Kang Sodik adalah pendiri dan mantan pembimbing KBIH Islamic Centre/Pusdai Jawa Barat, pendiri dan pembimbing KBIH Darul Hikam, pembimbing di Biro Haji dan Umrah Safari Suci sampai tahun 2002. Terakhir adalah pendiri sekaligus pembimbing utama Qiblat Tour yang memberikan pelayanan haji dan umrah dan salah satu Biro haji terbesar dan terbaik di Jawa Barat.

Dalam konteks kehajian, Kang Sodik mengkampanyekan konsep berhaji maksimum, bagi jamaah haji plus. Ia pun mengimbau jamaah supaya tidak berhaji secara minimum apalagi “asal haji” karena kewajiban haji adalah sekali seumur hidup.

Berita Terkait

Leave a reply