Romi Sah Ketum PPP, Giliran Kubu Djan 'Ngemis' Minta Islah

Laporan:

JAKARTA, KABAR3.com- Kubu PPP Romahurmuziy (Romi) pantas bergembira. Ini setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta membalik keadaan soal kepengurusan PPP. PTUN sebelumnya memenangkan kubu Djan Farid, sebagai Ketua Umum PPP.

Namun, kubu Romi melakukan banding. Dan PT TUN memenangkan kubu Romi sesuai SK Kemenkum HAM. "Dengan amar putusan ini, PPP hasil Muktamar VIII Pondok Gede di bawah kepemimpinan Romahurmuziy-Arsul Sani adalah sah," ungkap Wasekjen PPP kubu Romi, Achmad Baidowi, pada Rabu (14/6).

"Yang dipersoalkan Penggugat/Terbanding adalah isi atau substansi dari obyek sengketa, yaitu tentang Pengesahan Susunan Personalia DPP PPP hasil muktamar islah di Pondok Gede, sebagaimana telah dipertimbangkan, penyelesaiannya mestinya mengacu pada ketentuan dasar yang mengatur tentang penyelesaian perselisihan partai politik dalam UU Nomor 2 Tahun 2011," demikian pertimbangan majelis dikutip dari website MA.

Seolah tak mau ditinggalkan gerbong, mendengar kalah di PT TUN, kubu Djan pun langsung merapatkan barisan untuk minta bergabung alias islah dengan kubu Romi. Permintaan islah dilontarkan Sekjen PPP kubu Djan, Dimyati Natakusumah.

Seakan "mengemis" Dimyati berharap tak ada lagi perpecahan di tubuh PPP. "Supaya tak ada lagi perpecahan, saya sih berharap keduanya islah. Pilkada serentak, pilpres dan pemilu sudah dekat,  kalau ribut terus yang rugi kan partai," ujar Dimyati saat dihubungi.

Berita Terkait

Leave a reply