Laporan Warga VBI mengenai masalah dengan RS IMC Bintaro, ditolak polisi

Kabar3.com, Mega Proyek pembangunan RS Ichsan Medical Center (IMC) kembali dipersoalkan warga Vila Bintaro Indah (VBI), Jombang, Ciputat, Kota Tangsel. Warga pun sudah melaporkan ke pihak kepolisian akan tetapi laporan warga VBI mengenai masalah dengan RS IMC Bintaro ditolak  oleh polisi. Hal ini sangat disayangkan oleh warga VBI maupun pihak penasehat hukum yang mendampinginya.

Salah satu penasehat hukum dari warga Villa Bintaro Indah (VBI), Jamal Qasim Yamani mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian dengan menolak laporan warga, secara tegas patut diduga ada indikasi bahwa mereka (polisi) ini milih-milih kasus. Berikut Keterangan khusus warga Villa Bintaro Indah kepada kami kabar3.com mengenai kasus yang ada.

Jamal Qasim Yamani selaku penasehat hukum mengatakan bahwa ia akan menjelaskan secara detail kronologis yang ada terhadap kasus yang ada ini seperti “ Kami akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai Kronologis yang ada,  di kronologisnya itu ada tanggal-tanggal yang sebenartnya perlu diketahui oleh banyak orang. Karena ditanggal-tanggal tersebut itu menjelaskan secara detail kapan kita melaporkan kepada polres tangsel, kapan kita melaporkan ke polda Banten nya itu jelas sekali.”

Seperti pada tanggal 14 februari 2017 ada surat pemberitahuan kepada  polres tangsel mengenai terkait unjuk rasa Warga Villa Bintaro Indah  terhadap pembangunan RS Ichwan Medical Center (IMC) 7 lantai, akan tetapi demo tersebut dibatalkan.

Dilanjut pada tanggal 22 Februari 2017 ada surat pemberitahuan kembali  ke polres Tangsel  yang kedua terkait  unjuk rasa Villa Bintaro Indah terhadap rumah sakit tersebut, unjuk rasa dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2017.

Berita Terkait

Leave a reply