Laporan Warga VBI mengenai masalah dengan RS IMC Bintaro, ditolak polisi

Secara intinya laporan tersebut ditolak oleh Polda, oleh Polres Tangsel,  bila di Polres Tangsel di tolak dengan alasan RS IMC itu tidak terkait dengan kami, jadi kami tidak bisa menghentikan padala disitu kita sudah melaporkan mengenai  amdal, mengenai surat izin usaha dan segala-segalanya yang berhubungan dengan perizinan lah. Amdal itu cukup luas sekali loh disana juga ada pidananya loh jangan lupa bila kita baca UU terkait amdal dibawahnya bahwa  perbuatan-perbuatan  yang tidak menyenangkan, bicara tentang polusi, bicara soal gangguan, gangguan kan juga ada dipidana juga seharusnya, tapi itu dia  ditolak dan tidak diladeni oleh pihak polres tangsel, karena itu kami melaporkan ke Polda, pada saat di bagian kriminal umum polda kami diterima tapi hanya satu LP rencananya kami tidak mau melaporkan 2 LP dengan bagian kriminal umum juga.

Di Bagian Kriminal Umum itu yang menjadi masalah, mereka terlalu menanyakan apa itu perbuatan tidak menyenangkan, kalau buat kami (kata polisi)  itu perbuatan yang tidak bisa dipidana karenakan  perbuatan tidak menyenangkan itu bagaimana? Pengancam itu bagaimana? Bahkan si kanit krimumnya bilang coba cari juru bahasa terlebih dahulu. Ini kan aneh. Loh Kita hanya melaporkan, yah harusnya diterima dulu, masalah nanti diproses atau tidak diproses itu urusan ente (polisi), yang penting kami melaporkan baik-baik “kami kan warga, ini warga baik baik loh, VBI warganya baik-baik. Karena mereka merupakan umat beragama yang baik-baik, saling rukun kok, nah buat menjadi tidak rukun kan gara-gara pembangunan RS IMC ini” Artinya disitu dari polres tangsel maupun Polda saya melihat ini  ada indikasi bahwa mereka ini milih-milih kasus, saya tegas bila pihak kepolisian diduga memilih-milih kasus. Masalah nanti ada embel-embel kita gak tau, karena kita tidak mencurigai kesana. Kalau orang bilang itu pilih pilih kasih sayang.

Rasanya ini tidak fair (Adil), sangat-sangat tidak fair tidak manusiawi malah, iya dong. Orang yang dizholimi kan warga, seharusnya polisi sesuai motto yaitu pengayom rakyat, pelindung rakyat , abdi rakyat harusnya kan bagaimana ini? Oh oke? Tidak usah lagi berbasa-basi dengan berbantah-bantahan dengan pertanyaan cari dulu juru bahasa  segala macem , jadi sebenarnya mereka maunya apa. Kami sangat sayangkan LP kami di Kriminal Umum ditolak padahal pihak rs IMC mengunakan salah satu ormas “ Paku Banten” dan lebih aneh lagi kanit kriminal umum polda mengatakan “ saya tidak tahu ormas Paku Banten” kan bohong banget padahal kan “Paku Banten” siapa orang tidak kenal, tahu semua orang kok itu ormas kok.  Kami disini melaporkan  tolong laporan ini  diterima  selesai. Sampai disitu aja tidak usah berbelit-belit. Kalau begitu berarti bapak menolak laporan warga VBI yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya, dari kronologis yang ada ini menjadi bukti  bahwa laporan warga Villa Bintaro Indah terhadap Pembangunan RS IMC di tolak oleh polisi, tutupnya





Berita Terkait

Leave a reply