Dewan Tolak Perubahan Rute MRT, Ahok : Mereka Nggak Mau Jakarta Maju

Laporan:

JAKARTA, KABAR3.COM-  Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) angkat  bicara ketika mendengar ada anggota dewan yang menentang perubahan rute Mass Rapid Transit (MRT) dengan mengancam akan membentuk panitia khusus (pansus). 

Ahok pun menuding anggota dewan yang menolak perubahan MRT itu merupakan anggota dewan yang tak ingin melihat pembangunan di Jakarta maju. 

"Saya tanya, ketika kita sulit bangun Depo MRT di Kampung Bandan, terus mau bangun dimana. Apa MRT harus berhenti, kan gak mungkin. Sekarang saya balik tanya lagi, itu anggota  dewan yang nolak mau bangun Jakarta, apa mau ngerjain gue," ujar Ahok di Kuningan, Jakarta Selatan.

Penolakan terhadap pembangunan perubahan rute MRT disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan dari Fraksi Gerindra Mohammad Taufik. Menurut Taufik perubahan rute yang tiba-tiba dilakukan saat pengerjaan proyek MRT berlangsung tidak logis. 

Apalagi dampak perubahan rute itu akan memakan tambahan anggaran sampai belasan triliun kurang lebih mencapai Rp 16 triliun. Pemprov DKI akan merubah rute MRT dari sebelum Bundaran Hotel Indonesia - Kampung Bandan di rubah menjadi Bundaran Hotel Indonesia - Ancol. 

Berita Terkait

Leave a reply