Tanggapan Keras MUI Terkait Kelompok Saracen

Oleh:

Jakarta, Kabar3.com - Dengan ditangkapnya tiga tersangka kelompok Saracen, MUI meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas seluruh jaringannya, termasuk para penyandang dananya. MUI meminta para pelaku dan penyandang dana diberikan hukuman yang berat untuk memberikan efek jera kepada mereka.

"MUI memberikan apresiasi kepada Polri yang telah berhasil meringkus tiga tersangka terkait kasus sindikat Saracen yang menyebarkan ujaran kebencian atau 'hate-speech' dan SARA," ujar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Sa'adi.

Ia mencetuskan, bahwa tindakan Saracen yang merupakan sindikat penyebar berita bohong atau "hoax" di media sosial melanggar syariah dan haram sebagaimana Fatwa MUI.

"Perbuatan tersangka di samping bertentangan dengan hukum positif, juga tidak dibenarkan secara syariah dan haram hukumnya," paparnya di Jakarta, Senin (28/8/2017).

Selain itu kata dia, aktivitas "buzzer" seperti kelompok Saracen di media sosial yang menyediakan informasi berisi kabar bohong, "ghibah", fitnah, "namimah", perundungan, aib, gosip dan hal-hal lain sejenis sebagai profesi untuk memperoleh keuntungan, baik ekonomi maupun nonekonomi. Tapi, perbuatan tersebut hukumnya haram. Haram pula orang yang menyuruh, mendukung, membantu, memanfaatkan jasa dan orang yang memfasilitasinya.

Berita Terkait

Leave a reply