Polemik di Tubuh Golkar, Pengamat: Kita Tunggu Saja Drama Selanjutnya

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Akhir-akhir ini banyak masalah yang timbul di Partai Golkar, ibarat angin kencang yang sedang menerpa sebuah pohon.

Ujang Komarudin selaku Pengamat Politik menanggapi hal ini. Beliau melihat ada kegundahan yang timbul dari pimpinan dan para kader Partai Golkar. Betapa tidak, Partai yang sangat digdaya pada masa Orde Baru tersebut, saat ini para kadernya sedang mengalami kegalauan yang luar biasa. Partai Golkar sendiri mengalami penurunan elektabilitas karena kasus yang menerpa Ketua Umumnya Setya Novanto. 

Sejak Setnov dicekal dan dijadikan tersangka oleh KPK, kader lainnya juga disebut-sebut terlibat kasus e-KTP, Partai Golkar sulit mendapat simpati dan dukungan rakyat. Walaupun berstatus tersangka, Setnov tetap enggan dan tidak mau mundur dari posisi Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR RI.

Beliau mengatakan, bahwa tensi politik internal Partai Golkar bisa dikategorikan sudah berada di level 3 dari 5 yang terus makin panas. Karena beberapa kader Golkar seperti Yorrys Raweyai, Ahmad Doli Kurnia dan yang lainnya dengan keras meminta Setnov mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar. Mereka beralasan untuk menjaga marwah Partai dan untuk meningkatkan elektabilitas Partai, Golkar tidak boleh dipimpin orang yang berkasus apalagi tersangka.

Ujang juga mengungkapkan, bahwa ada yang tidak beres di internal Partai Golkar. Jika perseteruan di internal ini tidak terselesaikan, maka Golkar akan tertinggal. Sebagai partai yang memiliki sejarah panjang di Indonesia, Golkar sudah terbiasa berkonflik dan dapat menyelesaikan permasalahannya secara elegen. 

Berita Terkait

Leave a reply