Dipecat Ketum PPP, Lulung Malah Dibela Kolega dan Lawan Politik

Laporan:

Sebab, ketika dirinya turun kelapangan untuk menyerap aspirasi, masyarakat banyak yang mengatakan menginginkan pemimpin yang memiliki tanggung jawab membenahi seluruh permasalahan yang ada. "Umat butuh pimpinan yang benar, adil dan merakyat," ujarnya.

Dirinya terkejut saat Djan Farid, yang selama ini dianggap sebagai ketua umum PPP yang legal, justru melakukan pemecatan Lulung. "Djan Faridz saat ini tidak lagi menunjukkan konsistensi dan keberpihakan kepada kepentingan umat Islam, khususnya di DKI," pungkasnya.

Tidak hanya dibela kolega, Lulung pun dibela lawannya politiknya di PPP.  Adalah Abdul Azis ketua DPW PPP Jakarta versi Romahurmudziy alias Romi, yang mengatakan pemecetan Lulung tidak mendasar

"Beliau (Djan Faridz) tak berwenang melakukan itu (pemecatan)," kata Abdul Abduk Azis. Bahkan, Romi pun turut merasa prihatin dengan istilah pemecatan yang dilontarkan Djan.

Djan dianggap tak berhak melakukan pemecatan, lantaran kepengurusan PPP yang dipimpinnya tak punya SK dari Kemenkumham alias tak diakui oleh Negara.

Berita Terkait

Leave a reply