Pengamat: Perlu Tokoh Baru untuk Melawan Hegemoni Jokowi

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Perhelatan Pemilu kian dekat. Partai-partai politik tentu sudah menyiapkan calonnya untuk bertarung pada pesta demokrasi ini. Akan tetapi pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan belum ada tokoh baru yang dipersiapkan untuk melawan hegemoni Joko Widodo.

"Tidak ada yang baru, yang fresh, nggak ada ide baru. Ini layu sebelum berkembang. Nggak ada jual beli ide yang cukup ketat. Makanya perlu dipikirkan secara serius oleh partai-partai ini untuk mendorong tokoh-tokoh baru di luar Jokowi tentu saja," ujarnya di Jakarta.

Selain itu Ray juga berpendapat, untuk Jokowi jika ingin makin memperkuat dukungannya, ia sangat membutuhkan pendamping yang mampu merangkul kelompok-kelompok Islam, yang selama ini meyoritas bersebrangan dengan pemerintahannya.

"Kalau dugaan saya secara umum, Jokowi ini membutuhkan jangkar ke komunitas Islam. Jangkar itu tentu harus melalui tokoh yang memang kegiatannya berhubungan dengan umat Islam," jelasnya.

Akan tetapi kembali lagi, sulit rasanya bagi Jokowi untuk menarik tokoh tersebut dari non-partai. Menimbang partai-partai pendukung sudah mempunyai calon untuk diduetkan dengan petahana. Jika hal ini tak diamini, maka bukan tak mungkin kemulusan jalan yang sudah dimiliki Jokowi akan berubah menjadi jalan berliku nan terjal.

Berita Terkait

Leave a reply