"Masih Terlalu Dini Pemerintah Klaim Saham Freeport"

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Anggota Komisi VII DPR RI Aryo Djodjohadikusumo menegaskan, bahwa divestasi 51 persen saham Freeport yang sebelumnya dikatakan pemerintah sudah final, ternyata masih belum terjadi, atau belum definitif.

Menurut Aryo, sudah ada konfirmasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengatakan masih belum mencapai kesepakatan mengenai besaran divestasi tersebut.

"Karena masih ada beberapa catatan dan syarat. Kementerian ESDM lapor kepada kami di Komisi VII DPR, bahwa apabila tidak ada persetujuan harga divestasi, maka bisa jadi batal perjanjiannya," kata Aryo saat dihubungi Kabar3.com, Rabu (11/10/2017).

Aryo menyatakan, bahwa kesepakatan yang diklaim pemerintah pada Agustus lalu hanyalah bentuk risalah rapat yang ditanda tangani oleh pemerintah dan pihak Freeport, bukan dalam bentuk nota kesepakatan atau MoU, apalagi perjanjian jual beli.

"Jadi menurut saya masih terlalu dini untuk pemerintah mengklaim prestasi berhasil memaksa Freeport divestasi saham," ungkapnya.

Berita Terkait

Leave a reply