Malahayati Jadi Pahlawan Nasional, Firmandez: Ini Menjadi Contoh untuk Generasi Perempuan Aceh Sekarang

Oleh:

Jakarta, Kabar3.com - Tahun ini, Pemerintah menganugerahi gelar pahlawan nasional kepada empat tokoh dari empat daerah di Indonesia, salah satunya Laksamana Malahayati dari Provinsi Aceh.

Penganugerahan gelar pahlawan nasional tersebut dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor/115/TK/2017. Keempat tokoh yang mendapat gelar pahlawan nasional tersebut adalah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pendiri organisasi Nahdatul Whatan dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Laksamana Malahayati admiral pertama dari Aceh yang memimpin armada angkatan laut dan laskar tentara perempuan pada masa Kerajaan Aceh, Sultan Mahmud Riayat Syah dari Provinsi Kepulauan Riau, dan Prof Drs. H Lafran Pane dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Firmandez yang merupakan Politisi Golkar sangat mengapresiasi pemberian gelar pahlawan kepada tokoh perempuan asal Aceh tersebut. Menurutnya, pengangkatan Malahayati sebagai pahlawan nasional tersebut kembali menegaskan tentang kiprah perempuan Aceh dalam kancah politik dan militer sejak masa silam.

“Kita patut berbangga, dari 15 pahlawan nasional perempuan di Indonesia, tiga diantaranya berasal dari Aceh, yakni Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, dan kini Malahayati. Ini artinya perempuan Aceh sudah sejak zaman dahulu mendobrak emansipasi, bahkan jauh sebelum bangsa barat menggelorakan emansipasi perempuan,” ungkap Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh ini kepada kabar3.com melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/11).   

Beliau juga berharap, spirit dan heroisme para perempuan Aceh yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh perempuan Aceh pada masa lalu harus dibangkitkan kembali dalam generasi Aceh masa kini.

Berita Terkait

Leave a reply