PKS: Kita Bukan Anti Asing, Tapi Ini Soal Keberpihakan!

Oleh:

"Diskusi ini bagian dari fasilitasi agar Pemerintah dan BUMN dapat menjelaskan kepada publik, sehingga setiap kebijakan atas perusahaan plat merah ini akuntabel dan tidak terkesan ada yang ditutup-tupi. Apalagi sampai negara dan rakyat dirugikan nantinya akibat kebijakan ini," lanjutnya.

Bagi Fraksi PKS sendiri, Pemerintah hendaknya berpikir strategis soal pengelolaan BUMN ini semata-mata untuk kepentingan jangka panjang bagi rakyat, bangsa, dan negara. Jangan asal jual aset BUMN terlebih karena alasan-alasan jangka pendek soal likuiditas, kebutuhan membiayai infrastruktur, bayar hutang yang jatuh tempo, atau sekadar cari untung sesaat. 

Beliau meminta agar Pemerintah berhati-hati betul karena salah-salah aset BUMN yang dikuasai swasta asing justru merugikan negara akibat negara kehilangan kontrol kepemilikan dan pengelolaan, lalu rakyat dirugikan dan hanya bisa gigit jari seperti "penumpang angkot" di negerinya sendiri.

Apalagi jika aset-aset itu jatuh ke tangan investor swasta asing bagaimana nasib anak cucu kita ke depan yang akan memimpin negara ini? Jika benar terjadi penjualan aset-aset BUMN, generasi mendatang akan kehilangan kewenangan pengelolaan atas sumber-sumber ekonomi yang strategis untuk kepentingan rakyat luas. 

"Kita bukan anti asing, ini soal akuntabilitas dan keberpihakan pada aset strategis nasional yang pembiayaannya juga bersumber dari uang rakyat, maka harus jelas akuntabilitasnya," tutupnya.


Berita Terkait

Leave a reply