DPR Dorong RUU Energi Baru dan Terbarukan

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia akan mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT) atau Renewable Energy yang sudah masuk dalam Prolegnas.

Undang-undang ini penting untuk menciptakan pembangkit listrik yang ramah lingkungan dan merangsang para investor untuk memilih energi baru dan terbarukan, sebagai pilihan dalam mengembangkan pembangkit.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua DPR RI koordinator bidang industri dan pembangunan (Korinbang) Agus Hermanto saat memimpin delegasi DPR RI melakukan pertemuan dengan Prof. Mark C. Thurber, Guru Besar dan Associate Director Program On Energy And Sustainable Development, Universitas Stanford, San Francisco, Amerika Serikat.

“Kita ketahui energi fosil makin lama makin habis, bahkan diramalkan energi fosil kita tidak sampai 50 tahun lagi akan habis, termasuk batu bara tidak sampai 50 tahun lagi akan habis. Kita memang memiliki banyak batubara tetapi kita jual ke luar negeri, sementara Amerika Serikat mempunyai banyak batubara tetapi mereka simpan, begitu juga dengan China, mereka masih menyimpan batubaranya,” Ungkap Agus Hermanto, Kamis (7/12/2017).

Agus menjelaskan, jika tidak dari sekarang kita tidak menyiapkan energi alternatif, maka anak cucu kita tidak akan memiliki energi yang cukup untuk kehidupannya. Oleh karena itu seluruh stakeholder perlu menguatkan komitmen dan political will untuk mengembangkan sumber energi geothermal ini.

Leave a reply