Ingin Daya Beli Masyarakat Meningkat Lagi, Pemerintah Jangan Lakukan Hal Ini

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Pemerintah akhirnya memutuskan tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tarif listrik hingga triwulan pertama (Maret) 2018. Keputusan ini dirasakan cukup janggal mengingat makin kuatnya tekanan terhadap harga BBM dan listrik yang muncul belakangan ini.

Harga premium tetap berada pada harga Rp 6.450 per liter, sedangkan solar Rp 5.150 per liter. Kemudian untuk TDL subsidi, yaitu golongan R-1/450 VA dan R-1/900 VA masing-masing Rp 415/kWh dan Rp 586/kWh. 

Sementara untuk TDL nonsubsidi, yaitu golongan R-1/900 VA-RTM (Rumah Tangga Mampu) dan golongan R-1/1.300 VA sampai R-1/6.600 VA ke atas masing-masing Rp 1.352/kWh dan Rp 1.467,28/kWh.

Bambang Haryo yang merupakan Anggota Komisi VI DPR RI, menanggapi hal tersebut. Ia menegaskan, selama 2018 harga energi tidak boleh naik, jika Pemerintah ingin mengembalikan daya beli masyarakat yang saat ini tengah turun.

Ditambah, Kementerian ESDM baru menyampaikan tidak ada kenaikan hingga triwulan pertama (Maret) 2018. Hal itulah yang membuat Bambang merasa Pemerintah kurang dalam perencanaan tarif harga BBM dan listrik.

Berita Terkait

Leave a reply