Isu Mahar di Parpol, Mahyudin: Biarlah Masyarakat yang Menghukum Jika Memang Benar Adanya

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Mahyudin yang merupakan Wakil Ketua MPR RI, turut angkat suara mengenai isu mahar yang sempat menghebohkan masyarakat Indonesia. Menurutnya, masalah mahar pada suatu Partai biarlah masyarakat yang menilai sendiri.

"Ya memang aturannya belum jelas ya tentang mahar yang politik. Saya kira biar masyarakat yang menilai deh ya kalo ada partai - partai yang mengambil mahar politik, biar masyarakat yang menghukum itu," cetusnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jum’at (12/1/2018).

Beliau melanjutkan, bahwa sebenarnya KPK juga dapat masuk untuk menyelidiki kasus ini. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa kpk juga dapat masuk sebenarnya untuk menyelidiki kasus ini.

Jika memang sumber maharnya politik itu tidak jelas dan belum terbukti benar, hal itu perlu dipertanyakan kembali. Seperti contoh jika pejabat - pejabat yang mencalonkan diri bukan dari partai politik (incumbent) meraka sama sekali tidak didukung dengan sponsor. Ia juga menjelaskan, jika di Partai Golkar tidak ada sama sekali mahar politik yang terjadi di dalamnya. Dalam hal ini, ia juga mengaku tidak ada kebijakan dari Ketua Umum yakni Airlangga Hartarto yang menarik mahar politik di Partai Golkar.

Lalu, kemarin perintah Ketua Umum kepada fraksi Partai Golkar yang ada di DPR RI maupun yang di daerah - daerah itu wajib ikut memenangkan calon kepala daerah yang di usung oleh Partai Golkar.

Berita Terkait

Leave a reply