Penganiayaan Guru, Komisi X DPR RI: Ini Akibat Kurangnya Akhlak

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Sungguh sangat disayangkan kejadian yang menimpa seorang guru hingga tewas akibat dipukul oleh anak muridnya sendiri.

Kejadian tersebut terjadi di SMAN 1 Torjun, Sampang, Madura, Jawa Timur, dengan jatuhnya korban jiwa hingga tewas, membuat Anggota Komisi X DPR RI Arzeti Bilbina ikut angkat bicara dalam kasus ini. 

Menurutnya, hal tersebut sangat memprihatinkan dan kurangnya akhlak yang ditanamkan sejak dini pada anak disekolah. Kasus murid membunuh gurunya sendiri tentu sangat menyedihkan bagi dunia pendidikan di Indonesia.

"Kalau sekarang kan kita bisa melihat anak-anak punya keberanian, tidak ada rasa ketakutan itu karena mungkin kurangnya ahlak, dulu kita komunikasi dua arah kalau sekarang komunikasinya melaui gadget, Mereka melihat dari gadget tidak bicara mengenai tatapan mata, sentuhan tidak ada. Itu yang memang harus kita hilangkan," ujar Arzeti saat ditemui oleh kabar3.com di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (5/2/2018).

Ia juga menjelaskan bahwa tidak boleh memfasilitasi kemudahan-kemudahan generasi muda sekarang ini untuk melihat hal-hal yang negatif, melihat bagaimana kekasaran, dimedsos juga dan bagaimana mencaci maki orang-orang.

Berita Terkait

Leave a reply