Marlinda Irwanti: Tangkal Hoax dengan Literasi!

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang kian pesat membawa dampak positif dan negatif. Mudahnya mengakses berbagai pengetahuan dengan murah menjadi salah satu manfaat positif, sementara meluasnya penyebaran berita hoax menjadi salah satu pengaruh negatif yang sulit dihindari. Hal ini disampaikan oleh Marlinda Irwanti selaku Anggota Komisi X DPR RI pada acara Safari Gemar Membaca di Kabupaten Pekalongan, Selasa (20/1/2018).

Menurutnya, berita hoax mudah mempengaruhi masyarakat, terutama kalangan masyarakat yang berliterasi rendah.

Marlinda menilai kemampuan literasi bukan sekedar kemampuan membaca dan menulis, melainkan kemampuan mengolah informasi dari bacaan atau tulisan yang diakses. Saat kemampuan literasi meningkat, orang tidak akan mudah terpengaruh informasi yang kebenarannya belum jelas. 

“Dengan kemampuan literasi, orang akan bisa menilai mana informasi yang akurat dan kredibel dan mana informasi yang hoax,” ujar Politisi Golkar ini kepada Kabar3.com melalui keterangan tertulisnya, Selasa (20/2/2018).

Selain itu ditegaskan Marlinda, kemampuan literasi bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, Kabupaten Pekalongan dipilih sebagai tempat penyelenggaraan acara Safari Gemar Membaca karena angka melek aksara di Kabupaten Pekalongan cukup tinggi. Menurut data Perpusda Kabupaten Pekalongan, untuk usia 15-59 tahun pada 2016, jumlah laki-laki yang buta huruf hanya sebesar 0,0379 % dari 314.160 penduduk, sementara perempuan hanya 0,0442 dari 305.417 penduduk.

Berita Terkait

Leave a reply