Ketua DPR RI: Bila Harga Diri Kita Diinjak-Injak Pasti Kita akan Melapor, Apalagi Anggota DPR

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Dalam waktu kurang dari 3,5 tahun, tampak estafet pimpinan tertinggi lembaga DPR RI ini dipegang oleh tiga figur yang berbeda.

Bambang Soesatyo atau Bamsoet menjadi figur ketiga yang mendapat amanat memimpin DPR, untuk menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis Elektronik atau e-KTP.

Menggantikan Novanto, sorot mata publik tertuju kepada Bamsoet. Hujatan dan kritikan terlanjur menumpuk di DPR era Novanto. Mulai produktifitas kinerja sampai anggota dewan tersandung kasus hukum jadi cibiran. Pekerjaan rumah besar bagi Bamsoet untuk mengubah citra DPR secara perlahan.

Belum genap sebulan Bamsoet menjabat, DPR kembali jadi perhatian. Kali ini, pengesahan revisi Undang-Undang Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) lewat Sidang Paripurna (12/2/2018).

Setidaknya ada tiga pasal yang dinilai kontroversial dalam UU tersebut, yakni Pasal 73, 122 (k), dan 245. Keberadaan tiga pasal ini dianggap membuat DPR menjadi digdaya. 

Berita Terkait

Leave a reply