OJK Harus Beri Peringatan Keras Kepada Biro Tabungan Haji dan Umrah yang Nakal

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Saat masih banyak biro perjalanan haji atau umrah yang menggunakan sistem berbayar dengan menggunakan sistem tabungan dan berhujung pada kasus penipuan.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Noor Achmad meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan peringatan keras kepada biro nakal tersebut.

"Selanjutnya kepolisian harus cepat-cepat memberikan warning kepada biro-biro itu. Serta Kemenag harus segera mengingatkan, kalau bisa dicabut izinnya kalau mereka pakai praktik-praktik (tabungan haji) seperti itu," ungkapnya saat ditemui Kabar3.com di Gedung DPR RI, Selasa (13/3/2018).

Politisi Partai Golkar itu pun menyebut, cara biro perjalanan haji atau umrah dengan sistem tabungan seperti itu sangatlah rawan untuk terjadi penipuan. Karena memang cara berbayar seperti ini seharusnya dilakukan pemerintah, bukan swasta.

"Yang model kayak gitu (sistem tabungan haji) dipakai oleh swasta gak bisa. Seharusnya ke pemerintah. Karena akhirnya pakai cara-cara itu toh akhirnya penipuan," tegasnya.

Berita Terkait

Leave a reply