MA Benarkan Panitera Pengadilan Negeri Tangerang Terjaring OTT KPK

Laporan:

Jakarta Kabar3.com - Mahkamah Agung (MA) membenarkan adanya staf Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Juru Bicara MA, Suhadi mengatakan, staf tersebut merupakan seorang perempuan bernama Tuti. Tuti adalah seorang panitera dan ditangkap setelah menerima pemberian dari seseorang yang juga telah diamankan oleh KPK.

“Saya tidak mengetahui dia (panitera Tuti) ditangkap dalam kasus menerima pemberian terkait kasus pidana atau perdata. Saya juga belum tahu jumlah penyerahan uang tersebut. Tadi Ketua PN saya hubungi masih sidang,” ujar Suhadi di Jakarta, Senin (12/3/2018).

Suhadi juga mengaku, tidak mengetahui berapa orang staf pengadilan yang diamankan oleh KPK. Akan tetapi, dia mendengar informasi hanya Tuti dan seorang pria yang diduga memberikan hadiah lah yang diamankan oleh penyidik KPK.

Peneliti Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan (LEIP), Liza Farihah menuturkan, OTT terhadap para petinggi lembaga peradilan yang dilakukan oleh KPK perlu didukung agar para hakim dan pengawai yang korupsi bisa ditekan jumlahnya.

Leave a reply