Panitera PN Tangerang Terjaring OTT KPK, Komisi Yudisial: MA Tak Serius Berbenah!

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Komisi Yudisial (KY) menilai Mahkamah Agung (MA) tidak serius melakukan pembenahan internal guna mencegah korupsi di lembaga peradilan Indonesia.

Juru Bicara Komisi Yudisial, Farid Wajdi menyampaikan, operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK di Pengadilan Negeri Tangerang merupakan pukulan telak untuk ke sekian kali bagi dunia peradilan.

“Kita bisa menyebutnya oknum pada saat terjadi hanya sekali pada kurun waktu tertentu, namun apa namanya jika terjadi fenomena penangkapan aparat pengadilan oleh KPK dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut,” ujar Farid di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Dirinya mengatakan, sejak awal pihaknya sudah mengingatkan, jika sebagian besar rekomendasi KY tidak dijalankan oleh MA dan selama peradilan tidak benar-benar mau berubah, maka perusahaan semacam ini akan terus terjadi.

“Memang selama ini banyak langkah pembinaan yang dilakukan MA agar para hakim senantiasa terjaga integritasnya. Namun, KY sebagai pengawas eksternal berharap langkah pembersihan itu dilakukan pula dengan menindaklanjuti rekomendasi sanksi yang diberikan KY,” lanjutnya.

Leave a reply