Dorong TNI Tangani Terorisme, Taufik Kurniawan: Jangan Sampai Tumpang Tindih!

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - DPR dan Pemerintah melalui Panitia KFhusus menyepakati keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Anti-Terorisme). Menanggapi kesepakatan itu, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mendukung keterlibatan TNI dalam pemberantasan terorisme.

“Tentu kita berharap dengan keterlibatan TNI ini, pemberantasan kepada terorisme akan semakin komprehensif. Apalagi TNI memiliki satuan-satuan khusus anti teroris yang terbukti handal,” kata Taufik di Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Taufik pun mengulas peran TNI dalam permberantasan terorisme. Salah satunya peran TNI yang sudah membantu Polri dalam operasi Tinombala untuk menghadapi kelompok teroris di Poso, Sulawesi Tengah. Kendati perannya hanya sebagai pasukan Bantuan Kendali Operasi (BKO), namun TNI juga memiliki peran besar pada operasi yang dimulai sejak Januari 2016 itu.

Taufik mengakui, Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI sudah mengatur peran tentara dalam pemberantasan terorisme. Hal itu tercantum dalam pasal 7 ayat 2. Agar regulasi itu tidak tumpang tindih, ia pun sepakat dengan langkah Pansus yang akan mendorong Pemerintah untuk mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres).

“Kita tidak ingin ada tumpang tindih regulasi tentunya. Sehingga, untuk menghindari hal itu, rasanya yang paling tepat adalah penerbitan Perpres untuk mempertegas peran TNI dalam pemberantasan terorisme, agar juga sesuai dengan UU TNI,” paparnya sembari berharap agar RUU ini segera selesai.

Berita Terkait

Leave a reply