Geramnya Wakil Ketua DPR, Mendengar Pemerintah Akan Impor Dosen Asing!

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Menteri Ristekdikti, Mohamad Nasir mengatakan Indonesia memerlukan 200 tenaga dosen asing agar masuk reputasi dunia di bidang pendidikan. Hal tersebut menanggapi rencana Pemerintah yang akan mendatangkan tenaga pengajar untuk perguruan tinggi di tanah air.

Mendengar hal tersebut, membuat Wakil Ketua DPR, Fadli Zon merasa geram akan hal ini. Menurutnya rencana Kemendikbud untuk ‘impor’ dosen asing harus dikaji secara serius, karena ini akan menimbulkan persoalan-persoalan baru.

"Mengenai dosen asing yang rencananya mau dibuka, termasuk ke Indonesaia, harus dikaji secara serius, karena ini akan menimbulkan persoalan-persoalan baru. Terutama kalau itu menyangkut bidang-bidang studi yang memang sudah ada di Indonesia. Kalau itu bidang studi yang berbeda kita, tidak mempunyai ahlinya tentu, tidak ada masalah," ungkapya pada awak media di Kompleks Parlemen, Senin (16/4/18).

Selain itu, Fadli juga menjelaskan bahwa jika di Indonesia sudah ada para ahli di bidangnya. Hal itulah yang ia maksudkan akan menjadi masalah. Rencana ‘impor’ dosen asing ini akan menggeser peluang dosen-dosen dalam negeri untuk maju dan berkembang.

Fadli menekankan, yang menjadi permasalahan dan kekhawatiran adalah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018, tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing pada 26 Maret lalu. Hal itu dinilai sangat seperti ‘kunci masuk’ mempermudah dosen-dosen asing mengajar di Indonesia. Hal itulah yang membuat dosen asing akan membanjiri serta datang ke Indonesia.

Berita Terkait

Leave a reply