Inilah Plus-Minus Perpres Nomor 20 Tahun 2018 di mata Siti Mufattahah

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Seperti yang kita ketahui bersama, Presiden Jokowi telah meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing pada 26 maret lalu.

Pro kontra terkait Perpres yang memuat 37 pasal tersebut muncul, mulai dari rencana pembentukan Pansus di DPR RI, hingga ramainya tuduhan Pemerintah yang tak pro rakyat.

Siti Mufattahah yang merupakan Anggota Komisi IX DPR RI, menilai kebijakan tersebut untuk mengikuti pasar bebas, menjadi realitas akan banyak orang asing yang mencari kerja di Indonesia, begitupun WNI bisa masuk ke negara-negara yang memberlakukan pasar bebas.

“Karenanya, wajib untuk dilakukan pengaturan TKA dengan baik dan berimbang sesuai kondisi kesiapan negara kita dalam hal ini SDM dan lain-lainnya,” ujar Siti melalui keterangannya, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Siti menambahkan, memang dampak dari Perpes ini salah satunya akan memperkecil lapangan pekerjaan karena tenaga lokal Indonesia dituntut harus memiliki kualifikasi yang bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Berita Terkait

Leave a reply