Tak Sepakat Novanto Dapat JC, Ketua KPK: Ya Dihukum Proprosional

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menilai terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Setya Novanto tak layak mendapat Justice Collaborator (JC).

“Ya dihukum yang proporsional, karena beliau juga ada salahnya pasti mencoba minta JC. Sepertinya kita tidak sepakat kalau beliau, mendapat JC, kan terungkap di peradilan mengenai kesalahan-kesalahan beliau,” ujarnya di Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Menurut Agus, dengan diputuskannya vonis terhadap mantan Ketua Umum Golkar 24 April 2018 besok, tak lantas menghentikan penyidikan maupun penuntutan terhadap kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

“Kami selalu mengikuti proses itu, dari fakta yang terungkap di pengadilan, kemudian kerja dari teman-teman baik penyidikan maupun penuntutan. Kalau memang ada yang harus ditindaklanjuti, ya ditindaklanjuti,” terangnya.

Justru, KPK akan mencari lebih jauh keterlibatan pihak lain tak hanya di DPR, namun pemerintah dan pengusaha juga. Disesuaikan, dengan hasil laporan pengembangan penuntutan yang menjadi dasar KPK untuk melakukan penindakan.

Berita Terkait

Leave a reply