Fahri Hamzah: Organisasi Pekerja Migran Indonesia Harus Lebih Kepo

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Tim Pengawas Tenaga Kerja Indonesia (Timwas TKI) DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, melakukan pertemuan terakhir dengan semua organisasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di KDEI (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia) di Taipei, Taiwan, pada Sabtu (28/4/2018) malam.

Dalam pertemuan mengakhiri Kunjungan Kerja (Kunker) itu, semua organisasi PMI diminta memberikan tanggapan dan masukan terkait Undang -Undang (UU) PMI yang baru tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI).

Fahri berharap kepada PMI agar lebih banyak ‘kepo’ (banyak bertanya dan ingin tahu), berkonsultasi dan saling berkomunikasi secara terbuka, agar tidak ada masalah yang di sembunyikan.

“Apalagi, pekerja migran Indonesia ini banyak diminati pemberi kerja di Taiwan. Gaji yang diperoleh PMI di Taiwan termasuk yang tertinggi dibandingkan negara penempatan di kawasan Asia Pasifik lainnya,” ujar Fahri.

Politisi PKS itu menuturkan, bahwa untuk pekerja manufaktur, perawat panti jompo, pekerja konstruksi dan nelayan mendapatkan gaji minimum 22 ribu dolar Taiwan (setara Rp11 juta), belum termasuk tambahan pendapatan di luar jam kerja.

Berita Terkait

Leave a reply