Ketua Komisi I DPR RI Kutuk Keras Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Desember lalu, pemungutan suara di sidang darurat Majelis Umum PBB, mendapati 128 negara menentang langkah Amerika Serikat (AS) yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, termasuk Indonesia.

Seolah tak mengindahkan putusan Majelis Umum PBB tersebut, Amerika Serikat beberapa hari lagi akan memindahkan secara resmi kedutaannya ke Yerussalem.

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari menilai, sikap AS tersebut jelas adalah sikap terkutuk dan tidak menghormati PBB serta Majelisnya sebagai kesepakatan negara dunia.

“Saya mengutuk dan mengecam langkah Amerika Serikat yang tidak menghormati putusan Sidang Darurat Majelis Umum PBB. Bagaimana kami akan menghormati langkah anda jika anda tidak menjalankan dan menerima keputusan seakan kami 128 negara tidak ada,” ujar Kharis dalam keterangan tertulis kepada Kabar3.com, Rabu (9/5/2018). 

Kharis menyebut, langkah sepihak Presiden AS, Donald Trump dengan mendeklarasikan Yerussalem sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv, jelas mengganggu perdamaian dunia yang selama ini diperjuangkan Amerika juga.

Berita Terkait

Leave a reply