Ledia Hanifa: Perlunya Percepatan Apabila Ingin Indonesia Bebas Sampah 2020

Oleh:

Jakarta, Kabar3.com - Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat  bagi masyarakat Indonesia. Dari masih lekatnya kebiasaan membuang sampah sembarangan, hingga pengolahan sampah yang belum optimal. Maka kemunculan komunitas-komunitas peduli sampah di seluruh pelosok tanah air akan sangat membantu terwujudnya Indonesia Bebas Sampah 2020.

Hal tersebut terungkap dalam Sarasehan Tahunan Bank Sampah Induk Kota Bandung yang digagas Komunitas Hijau Lestari, Kamis (10/5/2018) kemarin di Graha Emerald, Bandung.

“Salah satu kegiatan yang banyak mendapat tanggapan positif masyarakat adalah kehadiran bank sampah. Mereka bisa jadi nasabah dengan menyetor sampah dan dihargai dengan rupiah. Sampai-sampai ada yang bercerita kalau dia bisa bayar listrik karena kumpulan sampah. Kegiatan semacam ini perlu dirawat dan dikembangkan,” cetus Ledia Hanifa Amaliah selaku Anggota Komisi X DPR RI kepada Kabar3.com melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Jum’at (11/5/2018).  

Dalam sarasehan tersebut, Ledia mengingatkan bahwa Indonesia sudah punya Undang-Undang khusus soal Pengelolaan Sampah, yaitu Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, namun masih lemah dalam hal implementasi dan penegakkan hukum.

“Soal tata kelola penanganan sampah, larangan, peran pemerintah dan masyarakat, ada lengkap dalam undang-undang tersebut, tetapi memang harus diakui kita masih ada kelemahan dalam hal implementasi, pengawasan dan sanksi. Masih banyak orang buang sampah sembarangan tanpa malu apalagi takut kena sanksi. Persoalan pengangkutan dan pembuangan akhir juga sering memunculkan sengketa. Begitupula soal pengolahan yang belum terpadu,” paparnya.

Berita Terkait

Leave a reply