Sofyan Tan: Batik Tebing Tinggi Harus Punya Nilai Komoditi Tinggi

Oleh:

Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan batik tebing Tinggi sudah ada sejak 5 tahun lalu. Sudah lahir beragam corak dan sudah terbentuk sanggar batik di Tebing Tinggi. Namun diakuinya masih ada yang kurang, yakni masih miskin dengan ragam pewarnaan dan minim ide kreatifitas.

Apa yang dilakukan Bekraf saat ini diharapkan dapat membantu para pembatik Tebing Tinggi untuk meningkatkan kreatifitas. Dia berharap ada aksi lanjutan setelah bimbingan teknis pengembangan desain yakni dilanjutkan dengan kerjasama bidang pemasaran.

Pada kesempatan itu Umar Zunaidi menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Sofyan Tan yang sudah berulangkali membantu Tebing Tinggi. Dia yakin apa yang dilakukan Sofyan Tan murni untuk membantu mengembangkan kota yang sedang dipimpinnya menjadi lebih baik. 

Direktur Edukasi Kreatif Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia Poppy Savitri mengingatkan batik adalah sebuah proses pengerjaan dalam melahirkan produk berkualitas. Batik bukan karya printing. Proses membatik sudah diakui dunia sebagai teknik desain yang dimiliki Indonesia. 

Bekraf siap memfasilitasi keinginan Pemko Tebing Tinggi dalam menggali potensi batik Tebing Tinggi. Batik Tebing Tinggi harus punya ciri khas khusus dan jangan sekedar mirip-mirip dengan batik Jawa.

Berita Terkait

Leave a reply