Margarito Kamis Sebut Putusan Pengadilan Tipikor sebagai Bentuk Kesewenang-Wenangan

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dinilai telah melanggar prinsip hukum lantaran menyidangkan perkara yang sudah dinyatakan gugur.

Perkara yang dimaksud yakni korupsi dana pensiun Pertamina dengan tersangka pemilik Ortus Holding Limited, Edward Soeryadjaya.

Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis tegas menyatakan bahwa hal tersebut suatu bentuk kesewenang-wenangan. Menurutnya, Saat ini hukum telah dijadikan alat untuk memukul dan merendahkan martabat seseorang.

“Ini cerminan rendahnya prilaku pejabat. Kita curiga wajar, sudah jelas putusan prapradilan menyatakan tidak sah kok, Anda lipat juga, apa sebenarnya ini, kan bukan soal hukum lagi. Kalau begini sudah tidak bicara hukum lagi, Anda musti berhitung soal-soal politik. Menurut saya logis sekali, siapapun itu meletakan status hukum itu dalam kerangka politik atau pertarungan ekonomi,” Kata Margarito dalam sebuah diskusi hukum 'Relevansi Putusan Pra Pradilan dalam Bingkai Kepastian Hukum' di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).

Padahal, Menurutnya, sebagai negara yang telah menyatakan diri sebagai negara hukum demokratis yang mempunyai pengadilan namun justru setelah ada putusan dan tidak dipatuhi.

Berita Terkait

Leave a reply