RUU Antiteroris, Komnas HAM Ingatkan Negara Perlu Perhatikan Keseimbangan

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melihat negara perlu memperhatikan keseimbangan dalam menyikapi tindak pidana terorisme. Adapun, dalam kaitannya dengan RUU Tindak Pidana Terorisme, Komnas HAM mengingatkan agar negara jangan sampai melanggar prinsip dasar hak asasi manusia itu sendiri.

Menurut Komnas HAM, terdapat titik rawan dalam RUU Tindak Pidana Terorisme di mana negara berpotensi melanggar hak asasi manusia.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan bahwa ketentuan yang mengatur jangka waktu penangkapan selama 14 hari dan diperpanjang selama tujuh hari atau total 21 hari dinilai sangat rawan terjadinya pelanggaran HAM.

“Komnas HAM mendorong agar diatur pula mengenai aparat kepolisian yang melakukan penangkapan dan pemeriksaan untuk menetapkan dan/atau memberitahukan lokasi penahanan,” ujar Choirul Anam dalam keterangan resminya, Selasa (15/5/2018).

Hal tersebut, lanjutnya, untuk menghindari potensi pelanggaran HAM dan memastikan akuntabilitas dan pengawasan serta akses keluarga/kuasa hukum pelaku teror.

Berita Terkait

Leave a reply