Komnas HAM: RUU Antiterorisme Tegaskan Hak-hak Korban

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam mengatakan, bahwa Revisi Undan-Undang (RUU) tentang Tindak Pidana Terorisme tidak dapat terlepas dari urgensi sebagai legitimasi terhadap pengakuan hak korban.

“RUU Tindak Pidana Terorisme berguna untuk menegaskan hak-hak korban terorisme,” ujar Choirul dalam keterangan resminya, Selasa (15/5/2018).

Selain itu, karena sudah mengadopsi hak-hak korban, Choirul Anam menilai, penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) sebenarnya tidak diperlukan.

Seperti diketahui, Komnas HAM menyatakan tidak setuju dengan beberapa poin dalam polemik penyelesaian RUU Tindak Pidana Terorisme, yakni Perppu Presiden dan pelibatan TNI.

Komnas HAM menolak Perppu Presiden karena pengaturan dan perlindungan terhadap korban sudah diatur dalam RUU Tindak Pidana Terorisme. Selain itu, Komnas HAM menilai RUU Tindak Pidana Terorisme sudah komprehensif.

Berita Terkait

Leave a reply