Fahri Hamzah: Bangsa Indonesia Jangan Takut Melawan Orang Gila

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Pasca aksi teror Mako Brimob dan bom bunuh diri oleh dua keluarga di Surabaya, kembali polisi mengamankan satu keluarga diduga teroris di Surabaya, juga penangkapan 13 orang diduga anggota Jemaah Ansarut Daulah (JAD) oleh Densus 88 di Jakarta, kemarin.

Pernyataan keras pun dilontarkan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah dengan menyebut kalau sejumlah aksi teror maupun yang tertangkap adalah orang gila yang rela menjual nyawa keluarga dan bangsa sendiri demi melayani birahi para penggiat perang yang mendapatkan keuntungan rupiah dan dolar dari tumpahnya darah.

“Orang yang lebih gila nya itu ada di pucuk pimpinan mereka, yang memerintahkan perang dan menyiapkan regulasi bagi peperangan. Ada juga yang menjadi ‘robot’ yang menyiapkan diri untuk kematian yang konyol. Siapa yang salah? Yang penting kita jangan jadi korban!” ujar Fahri dalam pesan singkatnya yang diterima wartawan, Rabu (16/5/2018).

Fahri kemudian memberikan contoh bahwa para pelaku bom bunuh diri adalah ‘robot’, di mana suatu hari George Bush Jr, menyerang Iraq dan membunuh Saddam Husein, serta membuat perang sipil dan pengungsian yang mengorbankan jutaan jiwa dengan alasan fiktif, yakni Weapon of Mass Destruction dan Crusade (senjata pemusnah massal dan perang salib).

“Indonesia, adalah bangsa yang memandatkan ‘ikut serta dalam perdamaian dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial’ ini. Maka dari itu, Indonesia bukan tempat para orang gila (sakit jiwa) atau orang-orang gagal yang ingin selalu mencari alasan mencipta kehancuran, tapi membangun pencitraan. Indonesia akan melawan sakit jiwa kalian,” tegasnya.

Berita Terkait

Leave a reply