Tidak Ada Satu Agama Pun yang Ajarkan Radikalisme dan Terorisme

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menegaskan, pada dasarnya tidak ada satu agama apapun yang mengajarkan radikalisme ataupun terorisme.

Tindakan teror yang melanda berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, sama sekali bukan karena adanya pengaruh ajaran agama tertentu. Melainkan karena polah manusia, baik individu maupun golongan, yang bersifat radikal dan tak menginginkan adanya kedamaian.

“Tidak ada ajaran agama manapun yang mengajarkan radikalisme, kebencian serta permusuhan. Yang ada adalah orang radikal yang memeluk agama tertentu. Jadi bukan salah agamanya, melainkan salah orangnya. Terlebih ajaran Islam yang merupakan rahmatan lil 'alamin,” ujar Bamsoet dalam keterangan resminya yang diterima, Selasa (22/5/2018).

Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga keluarga dan lingkungannya dari ajaran radikalisme dan terorisme. Jangan sampai orang-orang berfaham radikal diberikan ruang gerak yang leluasa sehingga bisa mempengaruhi orang lain melakukan tindakan radikal ataupun teror dengan mengatasnamakan agama. 

Politisi Partai Golkar ini juga mengingatkan bahwa orang-orang radikal tak akan puas sampai tujuannya tercapai. Karena itu, semua pihak harus waspada. Jangan ragu melaporkan kepada aparat hukum maupun pemimpin lingkungan setempat, jika melihat orang atau kelompok yang mencurigakan dan mengganggu ketenangan masyarakat.

Berita Terkait

Leave a reply