Komisi VIII DPR: Cabut Daftar 200 Mubaligh Versi Menag!

Oleh:

Jakarta, Kabar3.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Deding Ishak mendesak Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk mengevaluasi dan mencabut daftar 200 Mubaligh yang direkomendasi oleh Kemenag karena akan menimbulkan perpecahan di tengah umat Islam.

“Daftar 200 Mubaligh yang direkomendasi Kemenag ini potensial menimbulkan perpecahan di antara umat Islam karena akan mempertentangkan antara mubaligh yang pro dan kontra terhadap pemerintah,” ucap Deding kepada Kabar3.com melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Deding mengingatkan, bahwa yang diperlukan oleh Pemerintah bukanlah mengeluarkan daftar 200 Mubaligh, tetapi memfasilitasi pelatihan bersama ormas-ormas Islam untuk mengadakan pembinaan kepada para Mubalighnya.

“Kalaupun Kemenag mencatat ada beberapa Mubaligh yang materi ceramahnya kurang memberikan keteduhan bagi persatuan bangsa, tetapi caranya tidak dengan merilis daftar 200 Mubaligh yang pro-Pemerintah, itu sama saja dengan mengadu domba,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Deding yang juga Ketua Umum DPP Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) ini menilai peran Pemerintah lebih sebagai fasilitator dalam melakukan pembinaan terhadap para Mubaligh dengan mengajak kerjasama ormas-ormas Islam.

Berita Terkait

Leave a reply