Komisi VI DPR: Kartu Tani Hanya Menambah Penderitaan Petani!

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Abdul Wachid selaku Anggota Komisi VI DPR RI menilai, bahwa program Kartu Tani yang diluncurkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak mengakomodasi kebutuhan petani, namun sebagai bentuk pencitraan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, kehadiran Kartu Tani malah menambah penderitaan petani dengan harganya yang mahal dan prosedur yang ribet.

"(Pakai) Kartu Tani ini petani gak dapet pupuk sesuai harapan. Harga tidak semakin murah, tapi semakin mahal, kemudahan mendapatkan pupuk juga semakin susah, gak semakin mudah. Dari harga pupuk, petani mau daftar pupuk masa harus nabung dulu di Bank. Setelah itu dia bayar pupuk gak sesuai hasilnya," ujarnya kepada Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto di Komisi VI, Jakarta (5/6/2018).

"Ini petani ditempat saya orang gunung masa harus ke Bank jauh, sebelah Kecamatan. Bayar ojek, isi bensin, ini saja sudah kena biaya-biaya lagi," tambahnya.

Menurutnya, program Kartu Tani hanya akan menghancurkan cita-cita negara dalam hal swasembada pangan dan mensejahterakan petani. Sebab, hanya untuk mendapatkan pupuk saja petani sudah dipersulit.

Berita Terkait

Leave a reply