Banyak Kader yang Ditangkap, Petinggi PDI-P Tuding KPK Ditunggangi Kepentingan Politik

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Ditetapkannya tiga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka baru-baru ini membuat petinggi partai Moncong Putih tersebut merasa tidak puas.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P, Hasto Kristiyanto, menuding tidakan KPK itu hanyalah kepentingan politik praktis dan bukan atas dasar objektifitas langkah hukum semata.

“Ada aspek-aspek politik yang kuat, di mana setelah kami berdialog dengan tokoh-tokoh, mereka mengatakan ini terkait dengan kontestasi Pilkada. Jadi bukan kami yang mengatakan,” ujar Hasto di Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Hasto menyampaikan, aspek politik itu sangat terlihat saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan di Blitar dan Tulungagung. OTT tidak dilakukan secara langsung terhadap Ketua DPC PDI-P Blitar sekaligus Bupati Blitar, Muhammad Samanhudi Anwar.

Selain itu, Calon Bupati Tulungagung petahana dari PDI-P, Syahri Mulyo. Setelahnya, barulah berkembang kedua kader itu terkena OTT hingga benar-benar ditahan KPK.

Leave a reply