Kembali dapat Diunduh, Kemenkominfo Minta Tik Tok Tiru Sistem Pengamanan Bigo

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Menyusul pemblokiran aplikasi Tik Tok oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada Selasa (3/7/2018), membuat timbul pro kontra di tengah masyarakat.

Tindakan pemblokiran yang dilakuakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika ini langsung menuai tanggapan dari kalangan warganet. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan alasan dibalik mengapa platform tersebut harus dilakukan pemblokiran.

"Karena di dalamnya berisi konten negatif. Apalagi, mayoritas penggunanya berusia muda atau milenial. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian PPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) dan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)," ujarnya pada awak media di Jakarta Kamis (5/7/2018).

Dalam hal ini diketahui bahwa, Kedua belah pihak melakukan pertemuan Rabu (4/7/2018) sore dan selesai sekitar pukul 17.30. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bahwa Kominfo dapat membuka kembali akses Tik Tok, asalkan aplikasi tersebut memenuhi syarat yang diajukan pemerintah Indonesia lewat komitmen tertulis untuk melihat keseriusan pegembang platfoam. 

Hal yang pertama Kominfo meminta, untuk dilakukan pembersihan konten-konten yang mengandung pornografi di dalam platform tik tok. Kedua Tik Tok diminta melakukan filterisasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali

Berita Terkait

Leave a reply