Prioritas Subsidi untuk RAPBN 2019 Telah Disusun, Apa Saja?

Jakarta, Kabar3.com - Badan Anggaran DPR RI yang telah membahas pendahuluan untuk Rancangan APBN 2019 bersama pemerintah telah menetapkan kebijakan umum belanja pemerintah pusat. 

Dalam komponen belanja, salah satu yang disertakan adalah arah kebijakan subsidi. Wakil Ketua Banggar DPR RI Jazilul Fawaid dalam rapat paripurna di DPR RI, Kamis (12/7/2018) siang, membagi kebijakan subsidi ke beberapa bagian, yakni subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji tabung 3 kilogram, subsidi listrik, serta subsidi non energi. 

"Melanjutkan pemberian subsidi tetap untuk BBM jenis minyak solar dan subsidi atau selisih harga untuk minyak tanah dan elpiji tabung 3 kilogram," kata Jazilul di hadapan peserta rapat seperti dilansir Kompas.com, Kamis.

Selain itu, pemerintah juga diminta untuk menyalurkan elpiji tabung 3 kilogram lebih tepat sasaran serta mengintegrasikan bantuan tersebut dengan program bantuan sosial yang lain. Pemerintah juga disarankan agar penyaluran subsidi elpiji tabung 3 kilogram dilakukan dengan pola tertutup.

Mengenai listrik, kebijakan tahun 2019 akan tetap melanjutkan subsidi untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan rumah tangga miskin dan tidak mampu untuk daya 900 VA. Pemberian subsidi itu mengacu pada Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin. 

Leave a reply