Surat Terbuka

Jurnalis Aktif Jadi Direktur Pemenangan Jokowi? Independensi Jurnalis Akan Terganggu

Oleh:

Jujur saya terganggu. Kok bisa wartawan aktif terlibat dalam politik praktis dan memegang jabatan strategis. Karena dalam Kode Etik Jurnalistik pasal 1, wartawan Indonesia harus bersikap independen, berimbang dan tidak memihak. Selain itu, di pasal 6 juga tercatat bahwa wartawan Indonesia tidak boleh menyalahgunakan profesi.

Bagaimana mungkin saudara Yadi bisa menjaga independensi dalam menyikapi dua kubu yang sedang berkompetisi, sementara dia sudah berdiri di satu sisi. Terlebih dia seorang pemimpin redaksi yang bisa memerintahkan semua reporternya untuk menciptakan framing berita dan narasi.

Apalagi, saudara Yadi adalah ketua umum organisasi jurnalis televisi se-Indonesia. Seharusnya dia memberikan teladan kepada para pengurus dan kadernya tentang integritas dan netralitas seorang wartawan. Terlebih saat ini kepercayaan publik terhadap pemberitaan media massa sedang dipertaruhkan.

Saya ingin sekali menemui dan tabayun langsung kepada saudara Yadi. Tapi berdasarkan informasi, saat ini dia sedang berada di Tanah Suci. Entah sedang bertugas atau sedang menunaikan ibadah haji.

Melalui tulisan ini, saya ingin menyampaikan kepada saudara Yadi, bila Anda masih setia dengan profesi jurnalis, sebaiknya Anda mundur dari tim pemenangan Jokowi. Namun bila Anda memilih fokus menjadi tim sukses Jokowi, sebaiknya anda berhenti sebagai wartawan dan pamit dari jabatan ketua umum ikatan jurnalis televisi.

Berita Terkait

Leave a reply