Open Parliament Dekatkan DPR Dengan Rakyat

Jakarta, Kabar3.com - Pencanangan Keterbukaan Parlemen (Open Parliament) yang bertepatan dengan HUT ke-73 DPR RI merupakan salah satu momen bersejarah bagi perjalanan dan perkembangan demokrasi di Indonesia. Diharapkan dengan adanya keterbukaan parlemen dapat semakin mendekatkan DPR dengan rakyat.

Demikian mengemuka dalam deklarasi Open Parliament yang dibuka oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di lobi Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Selain Pimpinan, Anggota, dan pejabat di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, acara ini juga dihadiri sejumlah duta besar negara-negara sahabat.

“Adanya pencanangan ini, komitmen dan praktik Keterbukaan Parlemen di DPR RI, kita dorong supaya menjadi dekat dengan masyarakat. Serta, semakin memperkuat peran DPR RI dalam membangun demokrasi Indonesia yang lebih baik,” ungkap Fadli.

Inisiatif Open Parliament adalah kesinambungan dari Open Government Partnership (OGP), dimana Indonesia memegang andil penting sebagai salah satu pendiri OGP. Sedikitnya sembilan parlemen yang telah mendeklarasikan keterbukaan parlemen, yakni Chile, Perancis, Georgia, Ukraina, Kostarika, Kolombia, Guatemala, Paraguay, dan Kosovo.

Artinya, politisi Partai Gerindra itu melanjutkan, dengan bergabungnya DPR RI dalam Open Parliament, maka DPR RI akan menjadi parlemen ke-sepuluh yang berkomitmen menjalankan prinsip-prinsip keterbukaan parlemen.

Berita Terkait

Leave a reply