Hadapi Pemilu 2019, Demokrat terbelah?

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Partai Demokrat mengakui kadernya terbelah dalam menyikapi Pilpres 2019. Karena itu, tak heran realitas di lapangan ada yang mendukung pasangan Capres-Cawapres Jokowi-KH Maruf Amien. Namun sebagian lagi berpihak kepada Prabowo-Sandiaga.

“Mengapa mereka begitu, karena seluruh kader Partai Demokrat menginginkan agar yang dicalonkan itu adalah kader Partai Demokrat sendiri.  Jadi realistis dong...,” kata Wakil Ketua umum Partai Demokrat, Syarifuddin Hasan dalam diskusi “Isu Dua Kaki Demokrat Ganggu Parpol Koalisi?” bersama Sekretaris PAN Yandri Susanto dan anggota Komisi XI DPR F-PDIP Maruara Sirait di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Mantan Menkon/UKM era SBY ini mengungkapkan hanya minoritas kader partai yang mendukung Capres Jokowi-Kiai Maruf Amin. Justru sebagian besar malah tetap mendukung Prabowo-Sandiaga.  “Hasil survei itu dikumpulkan seluruh Indonesia, sebanyak 34 provinsi. Hasilnya adalah hampir 80% itu memilih Prabowo, sisanya itu memilih Jokowi,” tambahnya.

Berdasarkan catatan, 20% yang memilih Jokowi itu, antara Jawa Timur, Papua, NTT,  Bali dan Sulawesi Utara. Jadi kader yang terang-terangan memilih Jokowi itu hanya puluhan orang saja. “Apakah akan kami pecat  semuanya?  kan nggak mungkin, karena itu kami hanya  meminta masukkan dari mereka ini,” jelasnya. 

Makanya, lanjut Syarief Hasan-panggilan akrabnya, DPP Partai Demokrat berkewajiban untuk meyakinkan mereka yang memilih Jokowi agar kembali ke Prabowo. “Tentu kita akan jelas, kenapa pilihan kita jatuh kepada Prabowo. Karena selama inikan mereka belum tahu semuanya,” ungkapnya. 

Berita Terkait

Leave a reply