Pembobolan dana PT Yulie Sekuritas Indonesia, Fungsi OJK dipertanyakan

Laporan:

Jakarta, Kabar3.com - Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) dianggap tidak tidak profesional dalam mengusut dugaan kasus pembobolan Deposito Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) milik PT. Yulie Sekuritas Indonesia.

Dugaan kasus pembobolan dana di PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk dilakukan oleh pemegang saham lama PT Jeje Yutrindo Utama sebesar Rp. 27 M.

Pembobolah dana ini dilakukan dengan menjaminkan deposito yang selama ini dilaporkan sebagai Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) sebagai kredit ke Bank Mandiri pada Mei 2015. 

Menurut catatan pada Maret 2018 lalu Bursa Efek Indonesia (BEI) pernah melakukan suspensi saham saham Yulie Sekuritas. Suspensi ini terkait dengan perusahaan ini belum memenuhi ketentuan MKBD minimal Rp 25 miliar.

Praktisi Hukum Pasar Modal sekaligus Kuasa Hukum PT Yulie Sekuritas Indonesia Aksioma Lase menilai, adanya pelanggaran aturan pasar modal, perbankan dan KUHP soal penipuan.

Berita Terkait

Leave a reply